Selasa, 17 Mei 2016

Karbon, dalam suhu dan tekanan yang sangat tinggi serta waktu yang cukup lama dapat berubah menjadi intan

Karbon, dalam suhu dan tekanan yang sangat tinggi serta waktu yang cukup lama dapat berubah menjadi intan

Bukan, bukan Intan Nuraini yang Revoluside maksud dengan lesung pip manisnya itu. Intan yang dimaksud disini adalah batu intan atau sering disebut diamond yang harganya bisa lebih dari 800 ribu untuk ukuran yang hanya bermili meter.
Grafit dan intan merupakan alotrop dari karbon. Apa itu alotrop?
Alotrop adalah bentuk unsur kimia yang beda secara strukturnya tapi penyusunnya tetap sama. Singkatnya grafit dan intan sama sama karbon tapi struktur molekulnya yang beda.
Terus apa sih esensinya?
Setiap individu itu bagaikan karbon. Mau jadi “intan” atau “grafit” tergantung sikap, pemikiran, serta cara kita menghadapi masalah hidup.
Grafit berada pada kedalaman 7-8 Km dari permukaan bumi serta berada di lingkungan dengan suhu sekitar 300-500 derajat celcius dan tekanan sekitar 0.4-0.5 GPa atau sekitar 40-50 atmosfer. Sedangkan intan berada pada kedalaman 100-200 Km dari permukaan bumi serta berada di lingkungan dengan suhu sekitar 900-1300 derajat celcius dengan tekanan sekitar 40-50 ribu atmosfer.
Bisa kan dilihat perbedaannya?
Serupa halnya dengan manusia. Mereka bertransformasi, mengubah “struktur”, menuju dewasa.
Manusia akan mencari jati diri serta idealisme mereka sendiri, serta survive terhadap “tekanan” dan “suhu” dari lingkungan sekitar.
Seorang individu bisa jadi “intan”, seorang yang cemerlang, professional sesuai passionnya, sukses dalam hidupnya, dan berharga bagi orang banyak.
Mereka juga bisa menjadi ”grafit”, orang biasa, namun masih bisa memberikan manfaat bagi orang banyak walaupun tak secermelang “intan”.
Atau yang lebih buruk, manusia tidak berkembang, tak berani menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah dalam hidupnya, hanya bisa lari, maka sampai mati mereka akan tetap menjadi “karbon” tanpa ada perubahan yang bermakna.
“Ketika terhadang suatu masalah, umumnya manusia memiliki 3 sikap. Bertahan dengan masalahnya, lari dari masalahnya, atau maju menghadapi masalahnya. Dan apa yang kerjakan saat itu, menentukan siapa kita kedepannya”

Dari : http://revoluside.com/beberapa-hal-yang-kimia-ajarkan-tentang-kehidupan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar