Tampilkan postingan dengan label seftiani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seftiani. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 April 2016

Peran Ilmu Kimia dalam Bidang KesehataN


peran ilmu kimia dalam kesehatan
peran ilmu kimia dalam kesehatan
Ilmu kimia tentu saja akan sangat erat kaitannya dengan bidang kesehatan. Pemahaman mengenai reaksi-reaksi kimia adalah hal yang wajib diketahui oleh para tenaga medis dan kesehatan. Tak hanya itu, penyelesaian masalah-masalah kesehatan memerlukan analisis reaksi kimia organik yang kompleks dan pembuatan obat-obatan kimia membutuhkan kemampuan sintesis senyawa aktif dalam obat tersebut.

Dua bidang kimia yang akan berkaitan sangat erat dengan bidang kesehatan dan medisinal ialah kimia organik dan biokimia

Peran Bidang Kimia Organik dalam Peningkatan Kesehatan 

peran kimia organik dalam bidang kesehatan
peran kimia organik dalam bidang kesehatan
Beberapa peranan penting penelitian dan pengembangan Kimia Organik dalam kesehatan diantaranya ialah:

  • Untuk mengubah desain dan sintesis dari molekul kecil dalam organisme sehingga dapat berinteraksi dengan protein pada gen. Penelitian dan pengetahuan mengenai hal ini sangat diperlukan dalam mendesain obat-obatan untuk beragam penyakit. 
  • Mengembangkan penelitian mengenai tingkat racun berbagai senyawa. Penelitian mengenai ini sangat penting karena dapat memberikan data akurat mengenai sifat racun suatu senyawa, sehingga tidak terekpos ke dalam tubuh organisme terutama manusia
  • Mendukung dalam penelitian klinis menggunakan teknik-teknik kimia.
  • Mendesain obat-obatan yang dapat bekerja lebih efektif dari sebelumnya merupakan hal yang dipelajari dalam biokimia. 
  • Mengembangkan obat yang lebih selektif dan tepat sasaran untuk menyembuhkan penyakit. 
  • Menentukan metode sintesis baru yang lebih efektif dalam mebuat obat-obatan maupun senyawa antikuman. 



Peran Bidang Biokimia dalam Kesehatan

peran biokimia dalam kesehatan
peran biokimia dalam kesehatan
Peranan penting penelitian biokimia dalam bidang kesehatan adalah:

  • Mengidentifikasi reaksi yang terjadi pada proses kehidupan sehingga mampu menganalisa terjadinya penyakit atau masalah yang terjadi pada proses tersebut.
  • Menganalisa perkembangan bakteri penyebab penyakit, mempelajari sifatnya dan cara pengendaliannya menggunakan bahan-bahan kimia
  • Menentukan cara baru dalam menanggulangi penyakit yang berkembang adalah hal yang dipelajari dalam bidang biokimia. 
  • Dalam bidang sanitasi, pengetahuan akan bahan-bahan kimia anti kuman merupakan hal yang penting dalam aplikasinya. 
  • Penggunaan kemoterapi dalam menanggulangi penyakit kanker.
  • Penggunaan enzim dalam menyelesaikan permasalahan dalam tubuh, dan penyembuhan penyakit. 
  • Test kadar gula darah menggunakan dasar uji keton dalam ilmu kimia untuk mengetahui jumlah glukosa yang terlarut dalam darah. Uji ini sangat penting sebagai analisa diabetes. 
  • Penyimpanan obat dalam farmasi menggunakan uji biokimia. Uji ini akan memberikan gambaran tentang cara penyimpanan obat-obatan yang aman sehingga strukturnya tidak berubah. Ini akan mempertahankan fungsinya sebagai obat. 
  • Uji biokimia lainnya digunakan pada obat-obatan untuk mengetahui masa kedaluarsa dari obat. 
  • Membuat metode kimia untuk menganalisa suatu penyakit dengan cepat. 
  • Membuat metode analisis penyakit yang akurat hinggal level molekular. 


Semua hal diatas memerlukan ilmu kimia. Jika bidang kesehatan didefinisikan sebagai gabungan antara bidang medisinal, sanitasi dan perawatan kesehatan, maka ilmu kimia berperan penting dalam kesemua aspek di bidang kesehatan. Ilmu kimia merupakan ilmu yang mampu menjembatani berbagai ilmu pengetahuan, sehingga belajar kimia akan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
http://www.mystupidtheory.com/2015/08/peranan-ilmu-kimia-bidang-kesehatan.html

Kamis, 14 April 2016

Kenali Bahan Kimia Furniture Anda

Begitu banyak jenis bahan kimia di sekitar kita sehingga menurut ahlinya lebih dari 50%-nya bahkan belum memiliki nama jenis. Bagi kita cukup mengetahui jenis bahan kimia yang paling berbahaya buat kesehatan, terutama kimia yang berasal dari luar tubuh kita.

Di rumah, furniture memiliki peran cukup besar dalam hal jumlah emisi maupun muatan bahan kimia berbahaya. Selain itu pula, karena letaknya selalu di dalam ruangan, emisi tersebut tinggal di dalam udara rumah lebih lama. Oleh karena itulah, ventilasi dan sirkulasi udara yang baik sangat penting di rumah anda.

Formaldehyde
Mudah menguap dan banyak digunakan di banyak produk untuk menjaga serangan jamur atau untuk membuat bahan tidak mudah terbakar. Kimia ini berfungsi baik untuk bahan lem, tekstil, atau perekat lainnya. Sebagian besar bahan baku furniture yang mengunakan papan buatan misalnya MDF, partikel board, blockboard mengandung formaldehyde.

Tidak mungkin apabila kita sama sekali terhindar, namun ada beberapa cara untuk mengurangi atau menghindari bahan kimia ini berada di rumah anda:
1. Sebisa mungkin belilah furniture yang berbahan baku kayu solid, terutama kayu yang tidak memerlukan proses kimia pengawetan kayu. Misalnya kayu jati, akasia dan lainnya.
2. Tanyakan kepada penjual mebel mengenai jenis MDF atau kayu lapis yang mereka gunakan apabila mebel yang anda inginkan terbuat dari papan buatan. Jenis E1 memiliki emisi rendah dan aman. Bahan ini lebih mahal dari MDF biasa.

VOC (Volatile Organic Compounds)
Bahan kimia ini berupa gas yang menguap dari bahan finishing untuk furniture. Jumlah emisi masing-masing jenis finishing berbeda.
Periksa lebih jeli jenis finishing yang pada furniture yang hendak anda beli, apakah menggunakan bahan minyak, solvent based, water based, atau material padat lainnya. Untuk mengetahui besar kecilnya emisi biasanya pabrik furniture atau cat akan mengirimkan contoh bahan untuk di lakukan test di laboratorium khusus.

Heavy metal
Artinya dalam bahasa Indonesia memang 'logam berat'. Terdapat lebih dari 30 jenis kimia logam berat (beberapa baik untuk kesehatan) dan di antaranya sangat berbahaya apabila tubuh dan darah kita mengandung terlalu banyak 'heavy metals'.
Bahan kimia tersebut antara lain: arsenic, cadmium, lead dan mercury.

Finishing furniture baik berupa cat duco atau oil mengandung 4 bahan kimia berbahaya tersebut. Anda juga bisa temui pada tekstil, misalnya kain jok kursi.


PVC (Polyvinyl Chloride)
Lihatlah pada material selain kayu misalnya plastik, apakah terdapat label jenis plastik atau PVC? Terutama anak-anak paling sensitif dengan jenis kimia PVC. Apabila PVC dibakar akan mengeluarkan kimia yang bisa mengakibatkan kanker.
Selain itu di dalam seluruh proses produksinya PVC cukup berpotensi merusak lingkungan karena tidak bisa didaur ulang.

Periksa kembali bahan dalam furniture yang akan anda beli karena udara di rumah anda akan senantiasa mengandung bahan kimia berbahaya.


http://www.tentangkayu.com/2011/02/kenali-bahan-kimia-furniture-anda.html

Kamis, 07 April 2016

INFO SEPUTAR PEWANGI


Berikut adalah tabel informasi tentang kandungan wewangian sintesis serta beberapa efek samping yang akan ditimbulkan jika terhirup dalma jumlah banyak dan kontinyu.
Aroma
Kandunagan Bahan
% Berat Bersih
Tanda Keracunan
Jeruk, Lemon
Fruity-fragrance 86-173
Limonin >50%
Kanker, peradangan pada mata dan kulit
Lavender
Lavender-fragrance 93-054
Linalool 10-50%
Gangguan pernapasan
Tomat
Tomato oil 010
Propilin glikol >50%
Peradangan pada mata dan kulit, jika tertelan dan terhirup dapat menyebabkan pingsan dan tak sadar
Pepermint
Spearmint oil 660
Karvon >50%
Menyebabkan peradangan pada mata dan kulit
Musim bunga
Sping flowers fragrance 5975
Karbitol 10-50%
Gangguan pernapasan dan sistem saraf, peradangan mata.
Peppermint
Peppermint 501
1-menthol 10-50%
Lesu lemah mual, muntah sakit perut, vertigo, hilang keseimbangan pergerakan anggota badan, mengantuk dan koma.
Buah-buahan
Bergamont oil 100
Linalil asetat, lomonin, linalool, 10-50%
Gangguan pernafasan, peradangan mata dan kulit
Bunga-bungaan
Bouquet floral 3881
Benzal asetat 10-50%
Kanker pancreas, peradangan mata, saluran pernafasan dan batuk
Kulit kayu manis
Cinnamon oil 950
Sinamik aldhehid >50%
Peradangan system pernafasan dan kulit, mengantuk. Jika tertelan menyebabkan muntah, sakit perut dan diare.
Wangi cemara
Alpha pinene P & F
a-Pinen 97,5%
Menggangu system pernafasan, kerusakan paru-paru, vertigo, denyutan jantung meningkat, pusing, halusinasi, kebakaran dan keasan terbakar pada kulit, konjunktivitas, merusakkan system pertahanan badan.
Lila
Alpha terpineol P & F, FCC
a-terpineol 88,5%
Peradangan lapisan mucus pada paru-paru, pneumonitis, susah bernafas, kehilangna koordinasi anggota badan, sakit kepala




Berikut ini, tabel mengenai efek samping yang di sebabkan kandungan pewangi pada produk rumah tangga seperti minyak wangi, deodoran, cologne, penyegar udara, sabun pencuci piring, hairspray, detrgen dan lain sebagainya.
Kandungan Bahan Kimia
Tanda Keracunan / Efek Samping
3-Butane-2-one
Peradangan pada kulit dan sistem pernafasan
Aseton
Menggangu system saraf pusat, kekeringan pada mulut dan tenggorokan, pusing, lesu, hilang keseimbangan , tidak sadarkan diri, dan koma.
Siklopentana(g)-2-benzopiran
Peradangan pada kulit, mata dan saluran pernafasan
Etanol
Lesu, peradangan pada mata dan bagian atas system pernafasan, pusing, penglihatan yang kabur, hilang keseimbangan, dan kesemutan.
Etil asetat
Sakit kepala, kulit kering dan pecah-pecah, kekurangan darah, kerusakan hati dan ginjal, peradangan pada mata dan saluran pernafasan
Fenol, Ester
Gangguan system saraf, dan kanker
Hidrosinamaldehid, p-tert-butil-alfa-metil
Pingsan, sulit bernafas, gangguan system reproduksi pada pria
Metilen Klorida
Kanker, sesak nafas ( karena metabolism karbon monoksida ), sakit kepala, pusing,lelah, sensitif
Phenol, 2,60 bis (1,1-dimetileti)-4-metil
Gangguan pada janin dan system reproduksi
Benzaldehid
Mengganggu system saraf pusat, peradangan pada mulut, tenggorokan, mata, kulit,paru-paru, lesu, sakit perut dan kerusakan ginjal
Kamper (kapur barus)
Alergi pada kulit, peradangan pada mata, hidung, dan tenggorokan, pusing, lesu dan tak sadarkan diri
Benzyl alcohol
Peradangan pada system pernafasan, pusing, lesu,  muntah,tekanan darah rendah, gangguan system saraf, kesulitan bernafas
Karbitol
Peradangan pada mata, kulit saluran pernafasan paru-paru.

Pembasmi tikus adalah rodentisidayang mengandung senyawa kimia arsenikum, fosfor, dan striknin. Ketiga senyawa itu berbahaya tidak hanya bagu tikus, tapi juga bagi hewan lain dan manusia karena bersifat racun.
http://sariberbagiilmu.blogspot.co.id/2011/05/bahan-kimia.html


Rabu, 30 Maret 2016

OBAT ADALAH SUATU BAHAN KIMIA




Salah satu sumbangan nyata ilmu kimia terhadap ilmu kedokteran ialah bidang pengobatan. Obat adalah suatu bahan kimia yang dapat memengaruhi organisme hidup dan dipergunakan untuk keperluan diagnosis, pencegahan, dan pengobatan suatu penyakit. Peranan ilmu kimia dalam sintesis obat mutlak diperlukan. Dewasa ini, obat-obat telah banyak sekali dibuat secara sintetik, semisintetik dan biosintetik. Obat adalah suatu bahan kimia, tetapi tidak semua bahan kimia adalah obat. Bahan kimia sebagai obat ada yang berupa senyawa organik, tetapi ada pula yang berupa senyawa anorganik; ada yang mempunyai struktur kimia sederhana dan ada yang strukturnya sangat kompleks. Dari sekian banyak obat yang kini telah dikenal, ada yang mempunyai fungsi sama, tetapi ada pula yang mempunyai fungsi berbeda, demikian pula mengenai efek samping atau pengaruh samping yang merugikan kesehatan.
Dengan cara ekstraksi dari beberapa jenis tanaman, biakan mikroorganisme tertentu, atau melalui proses sintetik, banyak bahan kimia yang telah dapat dipakai sebagai obat. Senyawa-senyawa kimia yang digunakan untuk obat ada yang berkhasiat sebagai antihipertensi (menurunkan tekanan darah yang tinggi); antihipotensi (menaikkan tekanan darah yang rendah); analgetik (menekan atau mengurangi rasa sakit tanpa menghilangkan kesadaran penderita); antipiretik (menurunkan suhu tubuh yang tinggi kembali ke normal); hipnotik (obat tidur yang dalam dosis pengobatan dapat mempermudah atau menyebabkan tidur); laksansia (mempercepat atau melancarkan buang air besar); sedati (menenangkan pikiran gelisah atau rasa takut); antiinflamasi (melawan atau mencegah peradangan pada tubuh); diuretika (memperbanyak pengeluaran air seni); antitusif (meredakan atau menghilangkan batuk); spasmolitik (meredakan kejang-kejang); antimikotik (menghilangkan atau membunuh jamur yang hidup pada permukaan kulit); antelmintik (memusnahkan cacing-cacing di dalam tubuh); antiseptik (mencegah atau meniadakan septik/busuk sebagai akibat aktivitas bakteri); antibakteri (menghambat atau membunuh mikroorganisme dan dibuat secara sintetik); antihemoragik (mencegah dan menghentikan perdarahan); antikoagulan (mencegah terjadinya pembekuan darah dalam tubuh); anestetik (pembius pada seorang penderita yang akan dioperasi); antibiotik (menghambat atau membunuh mikroorganisme dan dihasilkan oleh mikroorganisme tertentu); antidiabetik (menurunkan kadar gula darah penderita diabetes melitus); vasodilator (melebarkan pembuluh darah arteri).
Antibiotik dipergunakan untuk memberantas berbagai penyakit infeksi. Senyawa organik ini dihasilkan oleh berbagai spesies mikroorganisme tertentu dan bersilat toksik terhadap spesies mikroorganisme lain. Sifat toksik senyawa-senyawa yang dibentuk ini mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri (efek bakteriostatik), bahkan ada yang langsung membunuh bakteri yang kontak dengan antibiotik tersebut (efek bakterisid). Streptomisin, penisilin, kloromisetin, oleandomisin, eritromisin, tetrasiklin, novobiosin, nistatin merupakan beberapa contoh antibiotik. Selain antibiotik, untuk memberantas penyakit infeksi dipakai pula obat-obat sintetik, seperti obat-obat sulfa. Sulfaguanidin, sulfapiridin, sulfadiazin, sulfamerazin, sulfametazin, sulfasomidin, dan sulfametizol merupakan beberapa contoh golongan sulfa.
Senyawa organik bersifat basa yang diperoleh dari beberapa jenis tanaman dikotil dan banyak digunakan sebagai obat antara lain alkaloid. Struktur kimia alkaloid mempunyai susunan heterosiklik dengan nitrogen sebagai hetero atomnya. Untuk memperoleh alkaloid dari tanaman, dipakai cara ekstraksi kemudian dilakukan pemurnian. Morfin, kodein, kuinin, sinkonin, papaverin, narkotin, emetin, reserpin, eserin, striknin, brusin, kafein, dan berberin merupakan beberapa contoh alkaloid.
Berdasarkan keamanannya, obat yang kita pergunakan diklasifikasikan alas: (a) golongan that bebas, yang dapat dibeli dengan bebas tanpa resep dokter; (b) golongan that bebas terbatas, yang dapat dibeli secara bebas dengan syarat hanya dalam jumlah yang telah ditentukan; (c) golongan obat keras, atau obat golongan daftar G (Gevaarlijk = berbahaya), yaitu obat berbahaya yang mempunyai efek samping yang tidak diinginkan dan hanya dapat dibeli di apotek dengan resep dokter; dan (d) golongan opium a tau golongan narkotika, yaitu obat yang dapat menghilangkan rasa nyeri yang berasal dari daerah viseral dan dapat menimbulkan efek kecanduan, ketergantungan, serta dapat merusak kepribadian pemakainya. Pembelian narkotika di apotek harus mempergunakan resep dokter. Di apotek, keluar dan masuknya narkotika harus dicatat dan dilaporkan kepada Badan Pengawas Obat.

https://sunarto63.wordpress.com/2012/05/03/obat-adalah-suatu-bahan-kimia/

Rabu, 23 Maret 2016

REAKSI-REAKSI KIMIA DALAM TUMBUH

Reaksi Reaksi Kimia Dalam Tubuh
Reaksi kimia di dalam tubuh terjadi dalam medium air; ada yang berlangsung dalam cairan intraseluler dan ada yang berlangsung dalam cairan ekstraschiler. Reaksi dikatalisis oleh enzim-enzim yang sesuai dan beberapa di antaranya dikontrol oleh hormon. Banyak di antara reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh tidak berjalan spontan, tetapi bertahap dan menghasilkan beberapa hasil antara.

Reaksi organik terjadi karena serangan suatu pereaksi atau reagen terhadap suatu senyawa atau reaktan yang mengandung atom karbon yang disebut substrat. Ikatan-ikatan karbon dalam molekul substrat dirusak atau dipecah untuk menghasilkan bagian-bagian sangat reaktif yang merupakan hasil-hasil sementara (transitory intermediate). Bagian-bagian yang sangat reaktif ini dapat bereaksi dengan bagian-bagian yang sejenis atau bereaksi dengan molekul-molekul tertentu yang berada di sekitarnya untuk membentuk ikatan-ikatan baru sehingga menghasilkan reaksi atau produk.
Dari uraian tersebut, jelaslah bahwa reaksi organik dapat terjadi sebagai akibat pemutusan atau pembelahan ikatan kovalen. Pembelahan atau pemutusan ikatan kovalen dapat terjadi secara homolitik atau heterolitik. Pada pembelahan homolitik, masing-masing atom yang berikatan menarik sebuah elektron dad pasangan elektron kovalen yang ada. Pada pembelahan heterolitik, salah satu atom atau gugus yang berikatan itu menarik kedua elektron kovalen sehingga bermuatan negatif, sedangkan atom atau gugus lain tidak mengikat satu pun elektron dari pasangan atom semula sehingga bermuatan positif.
Pembelahan homolitik A:B – A+B
Pembelahan heterolitik A:B – A+B-
Ada empat jenis reaksi kimia yang penting pada biomolekul organik, yaitu reaksi penyusunan, reaksi peruraian, reaksi substitusi, dan reaksi penataan ulang
Bahan-bahan kimia yang terlibat di dalam reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh tingkat keasaman tempat reaksi-reaksi tersebut terjadi. Tingkat keasaman yang tidak cocok, yaitu terlalu tinggi atau terlalu rendah dari yang seharusnya, akan memberi akibat yang tidak diinginkan.
Cairan intrasel dan cairan ekstrasel yang menjadi medium tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia mempunyai tingkat keasaman atau tingkat konsentrasi ion hidrogen tertentu. Sebagaimana kita ketahui, tingkat keasaman dinyatakan dengan pH. Besar pH adalah -log [H+]. Oleh karena itu, bila tingkat keasaman tinggi, harga pH rendah dan, sebaliknya, bila tingkat keasaman rendah, harga pH tinggi.
 
http://majalaremaja.blogspot.co.id/2012/04/reaksi-reaksi-kimia-dalam-tubuh.html
 

Rabu, 16 Maret 2016

Bahan kimia yang terkandung dalam pasta gigi

1. Formaldehid / Formalin
Semua pasta gigi pasti ada bahan ini, Formaldehida membunuh semua bakteri kecil yang naik ke gigi setelah makan atau tidur. Jika sejumlah besar formaldehida sengaja tertelan, hasilnya bisa berakibat fatal. Parah hasil konsumsi formaldehida penyakit kuning, kerusakan ginjal, kerusakan hati, dan kematian.
Fungsi Formaldehida dapat digunakan untuk membasmi sebagian besar bakteri, sehingga sering digunakan sebagai disinfektan dan juga sebagai bahan pengawet.
2. Minyak Peppermint
Nafas segar hanya dapat disimpan segar dengan bantuan minyak peppermint! Sementara menyegarkan saat menyikat gigi menggunakan pasta gigi, minyak peppermint dapat menyebabkan denyut nadi lambat, mulas, dan tremor otot jika dikonsumsi.
3. Paraffin
Parafin menciptakan pasta halus yang merembes ke sikat gigi saat pasta gigi di gunakan. Seperti yang mungkin Anda bayangkan, parafin tidak dimaksudkan untuk dimakan. Jika Anda kebetulan menelan bahan ini, Anda mungkin berakhir dengan rasa sakit perut, mual, muntah dan sembelit berat.
4. Gliserin Glikol
Pernah mendengar tentang bahan ini sebelumnya? Yakin tentang itu? Gliserin glikol ditambahkan untuk pasta gigi untuk mencegah pasta menjadi terlalu kering, ini juga ditemukan dalam antibeku. Gliserin meskipun tidak beracun, aditif ini dapat menyebabkan mual jika tertelan.
Fungsinya adalah untuk mengikat air/pelembab sehingga cream selalu basah dan tidak cepat mengering di udara bebas.

5. Titanium Dioxide
Ini adalah satu lagi bahan pasta gigi umum, meskipun itu biasanya ditemukan di cat putih. Bila ditambahkan ke pasta gigi, titanium dioksida memiliki efek aman pada gigi anda seperti halnya pada dinding, itu membuat mereka bagus dan putih (selama beberapa jam, setidaknya!). Titanium dioksida menelan tidak akan menyakiti Anda, tapi tidak dianjurkan juga.
6. Sakarin
Sakarin manis, tetapi tidak terlalu manis - hanya cara yang kebanyakan orang seperti pasta gigi mereka! Sakarin telah menjadi topik hangat setiap perdebatan sejak Theodore Roosevelt di Gedung Putih. USDA mencoba untuk melarang substansi pada tahun 1972, meskipun dianggap "aman" untuk menelan hari ini.

7. Menthol
Salah satu bahan terakhir untuk menambahkan catatan mint ke napas Anda. Tanpa mentol, pasta gigi mungkin rasa seperti, yah kapur gliserin, parafin dioksida, deterjen, titanium dan rumput laut! Pergi ke depan dan menelan mentol jika Anda suka, tetapi menyeruput teh mengandung mentol adalah ide yang jauh lebih baik daripada Anda mengunyah pada tabung pasta gigi.

Pada beberapa kesempatan, banyak orang yang menggunakan pasta gigi untuk mengobati luka bakar, sebenarnya tindakan ini adalah salah karena bahan kimia yang terkandung di dalam produk-produk tersebut tidak bisa diterima oleh kulit yang terluka.
Pasta gigi mempunya beberapa manfaat lain, diantaranya adalah untuk mengecilkan jerawat, mengilatkan kuku, sebagai gel rambut, dll.

https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130522053959AAd7r7v

Rabu, 09 Maret 2016

reaksi hidrolis

Reaksi hidrolisis adalah reaksi penguraian garam oleh air atau reaksi ion-ion garam dengan air. Dalam penguraian garam dapat terjadi beberapa kemungkinan :
  1. Ion garam bereaksi dengan air menghasilkan ion H+, sehingga menyebabkan [H+] dalam air bertambah mengakibatkan [H+] > [OH] dan larutan bersifat asam
  2. Ion garam bereaksi dengan air menghasilkan ion OH, sehingga menyebabkan [H+] < [OH] dan larutan bersifat basa
  3. Ion garam tidak dengan air sehingga [H+] dalam air akan tetap sama dengan [OH] dan air akan tetap netral (pH=7)

 Ditinjau dari asam dan basa pembentuknya, ada 4 macam jenis garam, yaitu :

  • Garam ⇒ asam lemah dan basa kuat
Garam akan terbentuk dari asam lemah dan basa kuat jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan anion yang berasal dari asam lemah yang akan bereaksi dengan air menghasilkan OH yang menyebabkan larutan bersifat basa.
Contoh :
CH3COONa(aq) → CH3COO(aq)+Na+(aq)
CH3COO(aq)+H2O ↔ CH3COOH(aq)+OH(aq)
Dari reaksi di atas, hanya ion à CH3COOyang mengalami hidrolisis sedang Na+ tidak bereaksi dengan air sebab NaOH yang terjadi akan segera terionisasi menghasilkan Na+ kembali. Jadi garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan terhidrolisis sebagian (parsial) dan bersifat basa.
  • Garam ⇒ asam kuat dan basa lemah
Garam akan terbentuk dari asam kuat dan basa lemah jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah yang akan bereaksi dengan air menghasilkan H+ yang menyebabkan larutan bersifat asam.
Contoh :
NH4Cl(aq) → NH4+(aq) + Cl
NH4+(aq) + H2O(l) ↔ NH4OH(aq) + H+(aq)
Dari reaksi di atas, hanya ion NH4+ yang mengalami hidrolisis sedang Cl tidak bereaksi dengan air sebab HCl yang terjadi akan segera terionisasi menghasilkan Cl kembali. Jadi garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah akan terhidrolisis sebagian (parsial) dan bersifat asam.
  • Garam ⇒ asam lemah dan basa lemah
Garam akan terbentuk dari asam lemah dan basa lemah jika dilarutkan dalam air, maka keduanya akan bereaksi dengan air.
Contoh :
NH4CN(aq)  → NH4+(aq) + CN
NH4+(aq) +H2O(l) ↔ NH4OH(aq)  + H+(aq)
CN(aq) + H2O ↔ HCN(aq) + OH
Oleh karena reaksi kedua ion garam tersebut masing-masing menghasilkan ion H+ dan OH, maka sifat garam ditentukan oleh harga Ka dan K b yang terbentuk. Jadi, garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah akan terhidrolisis total dan sifat larutan ditentukan oleh harga Ka dan Kb masing-masing.
Jika Ka = Kb, bersifat netral
Jika Ka > Kb, bersifat asam (pH<7 p=""> Jika Ka < Kb, bersifat basa (pH>7)
  • Garam ⇒ asam kuat dan basa kuat
Garam akan terbentuk dari asam kuat dan basa kuat jika dilarutkan dalam air keduanya tidak dapat bereaksi.
Contoh :
NaCl(aq) → Na+(aq) + Cl(aq)
Ion Na+ dan Cl di dalam larutan tidak mengalami reaksi dengan air, sebab ion Na+ akan menghasilkan  NaOH yang akan terionisasi kembali menjadi Na+, demikian pula ion Cl akan menghasilkan HCl yang dapat terionisasi kembali menjadi Cl. Jadi, garam yang berasal dari asam kuat dan basa tidak akan melakukan reaksi hidrolisis, sehingga menjadi larutan yang bersifat netral.

Harga pH larutan garam

Untuk garam yang terhidrolisis sebagian
1. Garam ⇒ asam lemah dan basa kuat
Sifat larutan : Basa
Harga pH > 7
Rumus :
ImageImage
Dimana :
Kw = tetapan ionisasi air (10-14)
Ka = tetapan ionisasi asam
[G] = konsentrasi ion garam yang terhidrolisis
Kh = tetapan kesetimbangan hidrolisis

2. Garam ⇒ asam kuat dan basa lemah
Sifat larutan : asam
Harga pH < 7
Rumus :
ImageImage
Di mana :
Kw = tetapan ionisasi air (10-14)
Kb  = tetapan ionisasi basa
[G+] = konsentrasi ion garam yang terhidrolisis
Kh = tetapan kesetimbangan hidrolisis

Untuk hidrolisis sempurna (total)
pH Hidrolisis total ditentukan oleh harga Ka larutan (kekuatan asam) dan harga Kb (kekuatan basa), tidak ditentukan oleh konsentrasi garam.
Image
ImageGaram ⇒ asam lemah dan basa lemah
Jika Ka = Kb, maka pH = 7 (bersifat netral)
Jika Ka > Kb, maka pH < 7 (bersifat asam)
Jika Ka < Kb, maka pH > 7 (bersifat basa)
http://bisakimia.com/2014/04/14/apa-itu-hidrolisis/

Rabu, 02 Maret 2016

BERKENALAN DENGAN GAS MULIA



Gas mulia adalah satu keluarga dari unsur kimia yang terdapat di golongan XVIII, letaknya ada di sebelah paling
Gas Discharge Lamp (Argon [Ar] + Mercury [Hg]) (Photo credit: Heartlover1717)kanan dari tabel periodik unsur kimia. Terdapat enam unsur kimia dalam golongan keluarga gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Krypton (Kr), Xenon (Xe) dan Radon (Rn). Semua unsur gas mulia mempunyai delapan elektron kecuali Helium yang hanya punya dua. Unsur-unsur gas mulia adalah unsur yang jarang bereaksi dengan unsur lainnya, jadi mereka bersifat non reaktif. Lalu bagaimana cerita mengenai
masing-masing unsur dalam keluarga ini?
Helium
Helium berasal dari kata dalam bahasa Latin, Helios. Namanya diberikan oleh Lockyear dan Frankland, dua orang kimiawan. Sejak awal ditemukan, mereka sudah tahu bahwa di dalam matahari banyak terkandung helium. Helium seringkali tidak berwarna dan tidak berbau selain itu juga merupakan gas yang paling banyak ditemukan di muka bumi setelah hidrogen. Helium ada di dalam balon gas, matahari, tabung udara penyelam, laser dan bahan bakar roket.
Krypton
Krypton ditemukan oleh ilmuwan bernama Ramsay dan Travers di bumi pada 1898. Ketika dalam dalam keadaan dingin dan padat, Krypton berwarna putih sementara dalam bentuk gas ia berwarna hijau dan jingga. Krypton dulu digunakan sebagai penentu panjang dari satu meter. Menurut ilmuwan, panjang satu meter didasarkan pada garis spektrum jingga merah dari Krypton isotop 86Kr. Krypton juga ada dalam laser dan lampu di rumah kita.
Neon
Neon ditemukan oleh penemu yang sama dengan Krypton dan di tahun yang sama juga. Dulu Neon dianggap sebagai unsur yang tidak menarik, namun menjadi jauh lebih menarik setelah dipadukan dengan listrik. Percobaannya dilakukan dengan menempatkan gas neon dalam satu tabung kaca dan mengalirinya dengan listrik kemudian Neon akan bersinar. Neon ada di dalam tabung TV, ia salah satu yang membuat TV bisa menyala. Argon
Argon baru ditemukan tahun 1894 oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsey meskipun gas ini merupakan bagian dari atmosfer bumi. Alasannya terlambat ditemukan adalah karena teknologi yang belum memadai di masa sebelumnya. Argon dulu dianggap sebagai unsur yang tidak bisa dikombinasikan dengan unsur lain, namun ternyata Argon sangat berguna. Argon bisa ditemukan ketika kita melihat orang sedang mengelas besi, untuk kristal silikon dan ada di dalam lampu (ya, di dalam lampu tidak kosong tapi ada gas Argon).
Xenon
Xenon ditemukan oleh William Ramsay dan Morris Travers pada 12 Juli 1898, berdekatan dengan penemuan Neon dan Krypton. Nama Xenon berasal dari bahasa Yunani yang artinya orang asing. Rasio isotop Xenon adalah elemen penting untuk mempelajari sejarah awal sistem tata surya. Xenon bisa ditemukan dalam flash kamera dan merupakan salah satu bahan yang terkandung di dalam nuklir.
Radon
Radon adalah unsur yang tetap bertahan dalam bentuk gas di kondisi normal dan punya isotop radioaktif. Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn pada 1900. Radon adalah unsur gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Ketika didinginkan di bawah suhu bekunya yaitu -710Celcius, Radon berubah dari warna kuning menjadi jingga kemerahan karena suhunya lebih rendah. Radon khususnya Radon-222 diklasifikasi sebagai zat karsinogenik.