Kamis, 05 Mei 2016

Unsur Transisi



Unsur transisi (peralihan) memiliki sifat umum sebagai berikut :
1. Semua unsur transisi adalah logam
2. Setiap unsur transisi memiliki beberapa bilangan oksidasi
3. Senyawa unsur transisi umumnya berwarna dan bersifat paramagnetik
Nomor
Atom
Lambang unsur
Konfigurasi Elektron
Golongan
26
Fe
[Ar] 4s23d6
VIIIB
27
Co
[Ar] 4s23d7
VIIIB
28
Ni
[Ar] 4s23d8
VIIIB
29
Cu
[Ar] 4s13d10
IB
30
Zn
[Ar] 4s23d10
IIB

Besi (Fe)
                Besi merupakan logam yang cukup melimpah dalam kulit bumi (4,7%). Besi murni berwarna putih kusam yang tidak begitu keras dan sangat reaktif terhadap zat oksidator sehingga besi dalam udara lembap teroksidasi oleh oksigen dengan cepat membentuk karat.
Bilok
Senyawa
+2
FeS,
+3
FeCl3, Fe2O3,

Kobalt (Co)
kobalt relatif jarang terdapat di alam, tetapi dapat ditemukan dalam bijih smaltit (CoAs2) dan kobaltit (CoAsS) Kobalt bersifat keras, berwarna putih kebiruan.
Bilok
Senyawa
+2
CoSO4, [Co(H2O)6]Cl2, [Co(H2O)6](NO3)2, dan CoS
+3
CoF3, Co2O3, K3[Co(CN)6], dan [Co(NH3)6]Cl3

Nikel (Ni)
Kelimpahan nikel dalam kulit bumi berada pada peringkat ke-24, terdapat dalam bijih bersama-sama dengan arsen, antimon, dan belerang. Logam nikel berwarna putih seperti perak dengan onduktivitas termal dan listrik tinggi.
Bilok
Senyawa
+2
NiCl2, [Ni(H2O)6]Cl2, NiS, NiO, Co2O3, [Ni(H2O)6]SO4

Tembaga (Cu)
Tembaga memiliki sifat konduktor listrik sangat baik sehingga banyak digunakan sebagai penghantar listrik, misalnya untuk kabel listrik. Selain itu, tembaga tahan terhadap cuaca dan korosi dan berwarna kemerahan.
Bilok
Senyawa
+2
Cu2O, Cu2S, dan CuCl
+3
CuO, dan [Cu(H2O)6](NO3)2

Kegunaan Unsur Transisi (26-30)
1. Fe digunakan pada perangkat elektronik
2. Co digunakan untukmembuat aliansi logam
3. Ni digunakan untuk melapisi logam yang lebih reaktif agar tidak mudah berkarat
4. Cu digunakan sebagai penghantar listrik
5. Zn sebagai bahan cat putih dan bahan untuk melapisi tabung gambar televisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar