Rabu, 02 Maret 2016

keunikan KENTUT



KEUNIKAN KENTUT

Kali ini saya akan membahas tentang hal yang menjijikan bagi sebagian orang padahal kalau di tahan akan menyebabkan penyakit tapi kalau dikeluarkan di depan umum akan menjadi hal yang sangat menjijikan. Apakah itu? Yaitu KENTUT ya kentut itulah istilah yang kita sering dengar, di dalam KENTUT terdapat Hidrogen sulfida, salah satu gas penyebab bau kentut, ternyata bermanfaat. Selain sebagai anti-pembengkakan, gas ini turut mengatur tekanan darah.Sedikit sekali yang memikirkan hikmah di balik ciptaan-Nya. Bahkan, di antara manusia ada yang berpaling setelah diperlihatkan tanda kekuasaan Allah.
Hidrogen sulfida merupakan gas alami yang sering dijumpai manusia. Di alam bebas, gas dengan rumus kimia H2S ini dihasilkan oleh tumpukan sampah dan gunung berapi. Tak hanya berbau busuk, gas tersebut juga berbahaya dan dapat menyebabkan keracunan jika dihirup dalam jumlah tertentu.
Apakah anda pernah bertanya-tanya tentang komposisi kimia didalam KENTUT ? komposisi kimia yang tepat dari perut kembung manusia bervariasi dari satu orang keorang lain, berdasarkan biokimia, bakteri yang mendiami usus besar dan makanan yang dimakan. Jika gas dari menelan udara, komposisi kimia akan perkirakan bahwa dari udara. Jika kentut muncul dari pencernaan atau produksi bakteri, bahan kimianya mungkin lebih eksotis. Kentut terutama terdiri dari Nitrogen, gas utama di udara, bersama dengan sejumlah besar karbon dioksida. Sebuah rincian komposisi kimia yaitu:
Gas sulfur :
Nitrogen :
Hidrogen : 0-50%
Karbon dioksida: 10-30%
Oksigen : 0-10%
Methane : 0-10%
Bagi manusia, gas ini juga tak asing didengar telinga. Di dalam tubuh, hidrogen sulfida secara alami dihasilkan oleh bakteri penghuni usus besar manusia. Gas tersebut adalah hasil samping pembusukan makanan yang dicerna. Seperti gas lain yang dihasilkan tubuh, ketakseimbangan produksi H2S menimbulkan berbagai penyakit.Terkadang sedang asik-asiknya berdiskusi dengan teman tiba2 merasakan inginnya kentut. Kentut memang terkadang sungguh bisa membuat kita malu apabila disaat tidak tepat. Biasanya jadi ajang saling tunjuk apabila kentut tidak bersuara. Tapi sebenarnya apa si itu kentut?
Ø  Dari mana asal KENTUT ?
Dari gas dalam usus, Gas dari dalam usus. Gas daalam usus berasal dari udara yang ditelan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri dalam perut.
Ø  Apa komposisi KENTUT ?
Komposisi KENTUT bermacam-macam, makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar Nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsioleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing – masing gas tergantung apa yang anda makan. Orang yang makanya tergesah-gesah kadar oksigen dalam KENTUT lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen.
Ø  Kenapa KENTUT berbau busuk?
Bau busuk kentut karena ada kandungan sulfida dan merkaptan. Senyawa tersebut mengandung sulfur (belerang). Semakin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah bau kentut anda, telur dan daging salah satu membuat kentut kita jadi bau busuk, lain halnya dengan kacang-kacangan yang berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukan baunya kentut. Ada beberapa bahan kimia yang berkontribusi terhadap bau kentut :
ü  Skatole (produk sampingan dari pencernaan daging)
ü  Indole (produk sampingan dari pencernaan daging)
ü  Methanethiol (senyawa sulfur)
ü  Dimetil sulfida (senyawa sulfur)
ü  Hidrogen sulfida (bau telur busuk,mudah terbakar)
ü  Amina yang mudah menguap
ü  Asam lemak rantai pendek
ü  Fases (jika ada dalam rektum)
ü  Bakteri
Ø  Kenapa KENTUT menimbulkan bunyi?
Bunyi dalam KENTUT disebabkan karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi kentut tergantung kecepatan gas dan diameter lubang anus anda.
Ø  Berapa waktu yang diperlukan oleh KENTUT untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain?
Tergantung kondisi udara, seperti halnya kelembaman, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekulgas kentut, jarak antara “transmitter” dengan “receiver”.
Ø  Betulkah teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut?
KENTUT mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak.
Ø  Apakah warna KENTUT ?
KENTUT tidak berwarna.
Ø  KENTUT apakah asam, basa atau netral?
KENTUT merupakan Asam karena mengandung karbondioksida dan hidrogen sulfida.
Ø  Menyalakan KENTUT dengan Api ?
KENTUT mungkin mengandung gas hidrogen dan methane, yang mudah terbakar. Jika jumlah gas tersebut cukup, mungkin saja terbakar tetapi tidak semua kentut bisa terbakar.
Ø  Apakah laki-laki sering KENTUT dari pada perempuan?
Sebenarnya intensitas kentut itu tidak berhubungan dengan jenis kelamin.
Ø  Kapan biasanya seorang KENTUT ?
Umumnya seseorang akan KENTUT pada pagi hari setelah bangun tidur.
Ø  Selain makanan, apa saja sumber KENTUT yang lain?
Beraneka ragam, diantaranya seperti udara yang tertelan, makan yang terburu-buru, minum-minuman bersoda, atau naik pesawat terbang.
Ø  Kalau KENTUT ditahan dan tidak dikeluarkan, gasnya lalu mengalir kemana?
Sering kita kalau menahan kentut, terasa ada aliran gas dalam perut, memang benar, kentut kalau ditahan akan berpindah ke bagian atas menuju usus, tapi pada akhirnya akan dikeluarkan juga,
Ø  Mengapa KENTUT anjing dan kucing baunya lebih busuk ?
Karena anjing dan kucing hewan pemakan karnivora.
Ø  Kenapa KENTUT  yang busuk itu hangat dan tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri, fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan gas sampinganya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut walaupun hanya kecil volumenya tai SBD (silent but Deadly).
Ø  Beberapa banyak KENTUT diproduksi dalam sehari
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kentut.
Ø  Mengapa KENTUT keluar melalui lubang Dubur?
Karena density-nya ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan keatas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya kebawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah.

SUMBER :
darkwin98.wordpress.com











BERKENALAN DENGAN GAS MULIA



Gas mulia adalah satu keluarga dari unsur kimia yang terdapat di golongan XVIII, letaknya ada di sebelah paling
Gas Discharge Lamp (Argon [Ar] + Mercury [Hg]) (Photo credit: Heartlover1717)kanan dari tabel periodik unsur kimia. Terdapat enam unsur kimia dalam golongan keluarga gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Krypton (Kr), Xenon (Xe) dan Radon (Rn). Semua unsur gas mulia mempunyai delapan elektron kecuali Helium yang hanya punya dua. Unsur-unsur gas mulia adalah unsur yang jarang bereaksi dengan unsur lainnya, jadi mereka bersifat non reaktif. Lalu bagaimana cerita mengenai
masing-masing unsur dalam keluarga ini?
Helium
Helium berasal dari kata dalam bahasa Latin, Helios. Namanya diberikan oleh Lockyear dan Frankland, dua orang kimiawan. Sejak awal ditemukan, mereka sudah tahu bahwa di dalam matahari banyak terkandung helium. Helium seringkali tidak berwarna dan tidak berbau selain itu juga merupakan gas yang paling banyak ditemukan di muka bumi setelah hidrogen. Helium ada di dalam balon gas, matahari, tabung udara penyelam, laser dan bahan bakar roket.
Krypton
Krypton ditemukan oleh ilmuwan bernama Ramsay dan Travers di bumi pada 1898. Ketika dalam dalam keadaan dingin dan padat, Krypton berwarna putih sementara dalam bentuk gas ia berwarna hijau dan jingga. Krypton dulu digunakan sebagai penentu panjang dari satu meter. Menurut ilmuwan, panjang satu meter didasarkan pada garis spektrum jingga merah dari Krypton isotop 86Kr. Krypton juga ada dalam laser dan lampu di rumah kita.
Neon
Neon ditemukan oleh penemu yang sama dengan Krypton dan di tahun yang sama juga. Dulu Neon dianggap sebagai unsur yang tidak menarik, namun menjadi jauh lebih menarik setelah dipadukan dengan listrik. Percobaannya dilakukan dengan menempatkan gas neon dalam satu tabung kaca dan mengalirinya dengan listrik kemudian Neon akan bersinar. Neon ada di dalam tabung TV, ia salah satu yang membuat TV bisa menyala. Argon
Argon baru ditemukan tahun 1894 oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsey meskipun gas ini merupakan bagian dari atmosfer bumi. Alasannya terlambat ditemukan adalah karena teknologi yang belum memadai di masa sebelumnya. Argon dulu dianggap sebagai unsur yang tidak bisa dikombinasikan dengan unsur lain, namun ternyata Argon sangat berguna. Argon bisa ditemukan ketika kita melihat orang sedang mengelas besi, untuk kristal silikon dan ada di dalam lampu (ya, di dalam lampu tidak kosong tapi ada gas Argon).
Xenon
Xenon ditemukan oleh William Ramsay dan Morris Travers pada 12 Juli 1898, berdekatan dengan penemuan Neon dan Krypton. Nama Xenon berasal dari bahasa Yunani yang artinya orang asing. Rasio isotop Xenon adalah elemen penting untuk mempelajari sejarah awal sistem tata surya. Xenon bisa ditemukan dalam flash kamera dan merupakan salah satu bahan yang terkandung di dalam nuklir.
Radon
Radon adalah unsur yang tetap bertahan dalam bentuk gas di kondisi normal dan punya isotop radioaktif. Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn pada 1900. Radon adalah unsur gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Ketika didinginkan di bawah suhu bekunya yaitu -710Celcius, Radon berubah dari warna kuning menjadi jingga kemerahan karena suhunya lebih rendah. Radon khususnya Radon-222 diklasifikasi sebagai zat karsinogenik.

Selasa, 01 Maret 2016

kandungan bahan kimia dalam bahan pemutih

Nama : Kalimatusa’diyah
Kelas : TMTK A
NIM : 1415105060


KANDUNGAN BAHAN KIMIA dalam
BAHAN PEMUTIH


            Bahan pemutih adalah senyawa kimia yang biasa dipergunakan dan dimanfaatkan selain sebagai pemutih pada bahan tertentu juga sebagai penghilang noda maupun desinfektan.
Pemutih berdasarkan wujudnya dapat dibedakan menjadi dua :
1.      Padat (bubuk putih)
Misalnya kalsium hipoklorit dengan rumus kimianya Ca(OCl)2 , pada umumnya masyarakat mengenal sebagai kaporit. Kaporit dapat dimanfaatkan dalam mensterilkan air dari bakteri.
2.     Cair
Pemutih cair biasa disebut sebagai natrium hipoklorit (NaOCl) Selain dalam komposisi senyawa tersebut pemutih cair umumnya juga mengandung : alkyl sulphate, parfum (jika diperlukan) dan air. Di pasaran produk pemutih cair biasanya mengandung natrium hipoklorit dengan konsentrasi sekitar 12%-13%. Alkyl sulphate dalam merek dagang sering disebutemal-70 ditambahkan dan berfungsi sebagai penghilang noda (stain remover).
Sedangkan berdasarkan fungsi atau kegunaanya, bahan pemutih dapat dikelompokkan menjadi:
1.      Pemutih pakaian
Larutan pemutih yang dijual di pasaran biasanya mengandung bahan aktif natrium hipoklorit (NaOCl) sekitar 5%. Sedangkan serbuk pemutih mengandung senyawa kalsium hipoklorit, (CaClO). Senyawa hipoklorit mudah melepaskan klorin. Dalam kadar tinggi, klorin dapat merusak pakaian.  Pemutih Hipoklorit tidak baik untuk bahan poliester, sebab lebih memberikesan kuning daripada memutihkan. Pada umumnya, bahan pemutih yang dijual di pasaran sudah aman untuk dipakai selama pemakaiannya sesuai dengan petunjuk. Selain dengan noda, zat ini juga bisa bereaksi dengan zat warna pakaian sehingga dapat memudarkan warna pakaian. Oleh karena itu, pemakaian pemutih ini harus sesuai petunjuk. Pemutih merupakan bahan kimia yang sangat reaktif. Mencampur bahan pemutih dengan bahan rumah tangga lainnya dapat sangat berbahaya. Misalnya, jika pemutih dicampur dengan pembersih kloset yang mengandung asam klorida dapat menghasilkan gas klorin. Gasklorin dapat merusak saluran pernafasan, dan jika kadarnya cukup besardapat mematikan. Mencampur pemutih dengan ammonia jugamenghasilkan gas beracun, yaitu kloramin (NH2Cl) dan hidrazin (N2H4). Oleh karena itu jangan sekali-kali mencampur pemutih dengan bahanlain tanpa petunjuk atau pengetahuan yang jelas. Pemutih pakaian sebagaian besar dibuat dari jenis bahan kimia yang sangat kuat. Umumnya bersifat korosif. Oleh karena itu, hindari kontak langsung dalam waktu lama.

2.     Pemutih makanan
Bahan pemutih makanan, biasanya digunakan untuk memutihkan trigu, tepung sagu, tepung jagung, dan beras. Agar warna makanan yang dihasilkan terlihat bersih dan tidak kusam. Beberapa contoh bahan pemutih makanan, yaitu: Benzoil, Peroksida, Kalium Bromat, Kalsium Lodat, dan Asam Askorbat. Bahan pemutih makanan ini, akan mrngoksidasi pigmen karotenoid pada makanan, sehingga makanan menjadi putih. Fungsi bahan pemutih makanan adalah mengoksidasi gugus sulfhibrid, dalam gluten. Penggunaan Pemutih terhadap kesehatan adalah dapat mengakibatkan terjadinya diare, penyakit seborrhea, kerapuhan kuku atau jaringan tanduk (keratin) dan  gangguan pada ginjal dan apabila kadar kalsium dalam darah turun dibawah normal maka kalsium dalam tulang akan dimobilisasi sehingga pembentukkan tulang baru akan terhambat.

3.     Pemutih Kulit
Pemutihan kulit, adalah penggunaan bahan-bahan kimia yang bertujuan untuk mencerahkan kulit dengan cara mengurangi konsentrasi melanin (zat warna kulit). Pemutihan kulit yang dapat mengurangi atau memblokir produksi melanin umumnya bekerja dengan cara menghambat pembentukan suatu enzim yang disebut tyrosinase. Perawatan ini yang terbanyak berupa lotion topikal atau gel berisi bahan-bahan penghambat melanin dan retinoid. Bisa juga digunakan bahan-bahan alami atau metode laser, tentunya dengan mempertimbangkan respon terapi. Beberapa bahan berbahaya yang terdapat dalam pemutih kulit:
a.     Mercury
Banyak produk pemutih kulit menggunakan bahan toksik     mercury antara lain mercury chloride atau ammoniated mercury. Sejak tahun 1990 di USA, bahan ini dilarang penggunaannya oleh karena mercury akan terakumulasi di kulit dan pemakaian jangka panjang menimbulkan efek menghitamkan kulit. Bahkan beberapa studi menunjukkan pada pemakaian jangka panjang, mercury akan terserap masuk aliran darah dan terakumulasi pada organ tubuh penting seperti ginjal. Tentu saja hal ini berbahaya bagi kesehatan.
b.    Hydroquinone
Hydroquinone adalah suatu penghambat produksi melanin yang kuat, hal ini berarti mencegah penghitaman kulit. Hydroquinone tidak membuat kulit terkelupas tetapi mencerahkan kulit, dengan cara mengganggu pembentukan dan produksi melanin. Melanin adalah suatu zat warna kulit yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit pada kulit. Melanin ini terbentuk terutama apabila kulit terpapar oleh sinar matahari. Terbentuknya melanin justru melindungi kulit dari efek ultraviolet yang merupakan salah satu faktor risiko timbulnya kanker kulit. Oleh karena itu beberapa negara melarang penggunaan Hydroquinone.
c.     Arbutin
Arbutin berasal dari daun bearberry, cranberry, mulberry atau blueberry shrubs, dan juga terdapat pada kebanyakan pear. Bahan-bahan ini dapat menghambat produksi melanin. Arbutin dan ekstrak tumbuhan yang lain merupakan alternatif pencerah wajah yang aman. Studi medis telah menunjukkan efisiensi arbutin untuk mencerahkan wajah.
d.     Tretinoin
Penelitian menunjukkan penggunaan Tretinoin (juga disebut sebagai all-trans retinoic acid) efektif untuk mengobati perubahan warna kulit. Saat menggunakan tretinoin harus menghindari sinar matahari. Pemakaian tretinoin membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar UVA dan UVB.
e.     Alpha hydroxy acids
Alpha hydroxy acids (AHAs) — terdiri atas lactic acid dan glycolic aci. Penggunaan AHA berkonsentrasi 4% – 15% tidak efektif untuk menghambat melanin dan tidak bermanfaat sebagai pencerah kulit. Pada konsentrasi ini, AHA bermanfaat untuk merangsang penggantian kulit dan mengangkat kulit superfisial yang rusak (eksfoliasi) dimana sel-sel hiperpigmentasi terakumulasi. Pada penelitian lain menunjukkan AHA bermanfaat untuk menghambat pembentukan melanin selain eksfoliasi. Peeling (pengelupasan kulit) menggunakan bahan alpha hydroxy acid (konsentrasi 50% atau lebih) dapat mengangkat kulit yang menghitam. Metode ini hanya dapat dilakukan oleh dokter yang mempunyai kompetensi melakukan peeling. 
f.     Kojic acid
Kojic acid adalah adalah produk sampingan dari proses fermentasi beras yang digunakan pada industri sake (minuman fermentasi beras Jepang). Beberapa penelitian menunjukkan kojic acid efektif menghambat produksi melanin. Tetapi produk ini kurang stabil, paparan udara atau sinar matahari dapat membuat perubahan warna dan mengurangi efektivitasnya. Pemakaian bahan kojic acid mungkin mempunyai efek karsinogen. Studi lain menunjukkan bahan ini dapat menimbulkan alergi dan iritasi kulit.
g.     Azelaic acid
Azelaic acid adalah komponen padi-padian antara lain gandum, gandum hitam, dan barley. Formulasi cream ini mengandung bahan aktif 20%. Azelaic acid digunakan sebagai obat jerawat, tetapi juga efektif untuk pengobatan hiperpigmentasi kulit.
h.     Vitamin C
Magnesium ascorbyl phosphate, L-ascorbic acid, ascorbyl glucosamine, dan ascorbic acid adalah berbagai macam vitamin C. Bermanfaat sebagai antioksidan kulit. Beberapa studi menunjukkan manfaat vitamin C untuk menghambat produksi melanin. Untuk tujuan ini, digunakan vitamin C konsentrasi tinggi (> 5%). Bahan ini jarang digunakan dalam industri kosmetik.

4.     Pemutih Gigi
Kandungan utama bahan pemutih gigi tergantung dari produsen pembuatnya, diantaranya hydrogen peroxide, carbamide peroxide atau urea peroxide atau sistim non hydrogen peroxide yang mengandung sodium chloride, oxygen dan natrium fluoride. Beberapa produk mengandung bahan tambahan potasium nitrat dan fluoride, untuk membantu mengurangi sensitifitas gigi.
Mekanisme kerja bahan pemutih peroxide dan non
peroxide yaitu dengan cara masuk melalui perantara enamel ke tubuli dentin dan mengoksidasi pigmen pada dentin, menyebabkan warna gigi menjadi lebih muda. Proses ini dapat dipercepat menggunakan pemanasan dengan sinar berintensitas cahaya rendah atau sinar dengan intensitas cahaya tinggi, misalnya sinar kuring komposit konvensional, sinar laser, sinar plasma arc dengan intensitas tinggi. Penggunaan bahan pemutih gigi dapat menimbulkan efek samping berupa gigi yang sensitif, iritasi pada mukosa dan rasa sakit pada gusi. Gigi sensitif yang timbul akibat proses pemutihan gigi, umumnya dalam waktu singkat, dapat ditanggulangi dengan memendekkan waktu proses pemutihan setiap harinya, pengulasan fluor, potasium nitrat atau bahan desentizing lain. Iritasi pada mukosa gingiva dan tenggorokan biasanya disebabkan bahan pemutih yang berlebihan, keluar dari sendok cetak sehingga mengiritasi mukosa atau kemungkinan tertelan. Sakit pada otot pengunyahan dan gusi untuk penderita yang menggunakan sendok cetak sepanjang malam, disebabkan karena adanya perubahan pada kondili.