Minggu, 03 April 2016

Insinyur Kimia Gunakan Emas untuk Ciptakan Bahan Bakar yang Dapat Diperbarui

Hasil gambar untuk insinyur kimia gunakan emas untuk ciptakan bahan bakar yang dapat diperbarui
Robert J. Davis dan Matius Neurock yang merupakan insinyur kimia dari Univertas Virginia telah menemukan cara untuk mengendalikan reaktivitas yang tinggi dari nano partikel emas dalam proses oksidasi alkohol di dalam air. Penelitian tersebut merupakan langkah pertama yang penting untuk membuka potensi dalam pengembangan bahan kimia yang dapat diperbaharui baru dengan menggunakan katalis logam.
            Penelitian ilmiah tersebut suatu hari diharapkan sebagai dasar untuk menciptakan berbagai macam produk dari karbon yang dapat diperbarui, yang bertentangan dengan minyak bumi yang berbasis bahan kimia yang tidak dapat diperbarui seperti halnya pastik, bahan bakar, kosmetik, dan yang lainnya. Para peneliti dari Universitas Virginia tersebut juga telah menunjukkan bahwa emas memiliki kelembaban dan reaktivitas yang tingg ketika ditempatkan di air alkali. Merek juga telah mempelajari mekanisme untuk mengoksidasi etanol dan gliserol menjadi asam seperti halnya asam asetat dan asam gliserin, yang biasanya digunakan sebagai bahan aditif makanan dengan menggunakan emas dan platinum sebagai katalis.
            Davis yang merupakan ketua dari penelitian tersebut sekaligus professor dari Departemen Teknik Kimia di Universitas Virginia mengatakan bahwa ia telah menunjukkan bahwa lebih baik memahami oksidasi kimia pada emas dan logam katalis yang lain untuk dapat menciptakan sesuatu yang dapat berguna dalam menghasilkan bahan bakar karbon yang dapat diperbarui. Dengan menggunakan air untuk membantu oksidasi alkohol dengan oksigen di udara itu merupakan cara yang lebih baik daripada menggunakan oksidan anorganik mahal yang  berbahaya bagi pelarut organik.
            Kelompok riset dari Universitas Virginia tersebut tidak sepenuhnya mengerti bagaimana air dapat memainkan peran penting dalan katalisis oksidasi alkohol. Di masa lalu, katalis dalam air belum pernah dipergunakan dalam industry kimia karena berbagai produk minyak bumi tidak dapat larut di dalam air, maka dari itulah air dianggap tidak berguna.
            Para peneliti dari Universitas Virginia tersebut akhirnya menggabungkan konsep dalam elektrokimia katalis untuk mengungkap faktor-faktor yang terjadi dalam oksidasi alkohol diantara zat kimia yang lainnya. Penelitian tersebut memang diharapkan agar dapat menghasilkan bahan bakar yang dapat diperbarui sehingga dapat mengurangi kelangkaan bahan bakar dan minyak bumi yang terjadi secara global ini.

Sumber :

Christian. (2013, Januari 16). Insinyur Kimia Gunakan Emas untuk Ciptakan Bahan Bakar yang Dapat Diperbarui. Retrieved April 01, 2016, from BISAKIMIA: http://bisakimia.com/2013/01/16/insinyur-kimia-gunakan-emas-untuk-ciptakan-bahan-bakar-yang-dapat-diperbarui/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar