Sabtu, 16 April 2016

Zat Kimia Mengintai dalam Makanan Cepat Saji




Makanan cepat saji tidak hanya buruk karena mengandung kalori tinggi, tetapi juga kemungkinan adanya zat kimia berbahaya yang bisa merusak tubuh bila Anda menggemarinya. Laporan dalam jurnal Environmental Health Perspectives, peneliti memperingatkan adanya 'phthalates', zat kimia yang umum digunakan dalam industri plastik.
Peneliti mendapatkan ini dengan meminta 8.877 orang untuk mengisi secara detail kuesioner tentang makanan apa yang dimakan selama 24 jam. Mereka juga diminta menyertakan sampel urin yang akan diuji untuk mengetahui apakah ada kandungan zat kimia phthalates tersebut. Pada orang-orang yang makan makakan cepat saji, 35 persen atau lebih dari total konsumsi kalori sehari, ditemukan phthalate dengan kadar 40 persen lebih tinggi dari mereka yang menghindari makanan cepat saji.
Yang membuat ini menjadi mengerikan adalah, badan EPA telah mengklasifikasikan pthalates sebagai zat karsinogen bagi tubuh manusia. Penelitian sebelumnya juga memperingatkan bahwa paparan zat tersebut bisa memberi efek jangka panjang bagi kesehatan, termasuk ketidaksuburan. Itu juga menjadi alasan mengapa phthalates dilarang untuk digunakan pada mainan anak pada 2008.
Makanan mencatat bahwa zat kimia ini dapat terpapar ke makanan melalui materi kemasan yang digunakan untuk membungkus makanan. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk menghindarinya? Daging dan makanan dari gandum ditemukan paling signifikan mengandung pthalates, hal ini bisa jadi karena burger Anda dibungkus dengan plastik yang bahkan dilarang untuk menjadi mainan anak.

Sumber referensi:
Kurnia, E. (2016, April jum'at). okezone.com. Dipetik April sabtu, 2016, dari Zat Kimia Mengintai dalam Makanan Cepat Saji: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/04/15/481/1363594/zat-kimia-mengintai-dalam-makanan-cepat-saji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar