Minggu, 21 Februari 2016

AWASS...!! Ini fakta baru, jangan buang air rebusan mie instan. Ini alasannya..........



Siapa sih yang tidak tau dengan makanan satu ini. Makanan murah dan gampang di buat alias prakstis, dan tentunya rasa lezaat dan sedaap. Yaap ….mie istan, siapa sih yang tidak pernah menyantapnya ? apalagi anak kuliahan yang tinggal di kossan maupun di pondok, pasti mie instan merupakan makanan favorit bahkan menjadi makanan wajibul kudu’ jika tanggal tua. Iya kan….?(hehehe)

Untuk penyajiannya pun, setiap orang pasti berbeda-beda. Biasanya untuk air bekas rebusan mie orang-orang pasti akan membuangnya dan menggantikannya dengan air lain. Nah, yang biasanya melakukan hal seperti ini pasti beranggapan bahwa terdapat senyawa kimia yang merusak seperti zat lilin yang terdapat di dalam mie instan akan larut pada air rebusan tersebut. Iya kan…:D. TAPI..tahukah anda bahwa sebenarnya dan sesungguhnya pernyataan tersebut salah(=0). Why..??
Nutrition and Health Science Manager dari Nutrifood Research Center, Astri Kurniati S.T MAppSc menanggapi hal tersebut. Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan penggunaan lilin dalam mie instan dalam proses produksi. Beliau mengatakan bahwa mie instan dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan karena adonan yang dibuat seperti terigu, telur dsb dicetak kemudian digoreng sampai kering.
Bahkan, menurut Prof. Dr. Hardiansyah, MS, selaku Guru Besar Department Gizi Masyarakat FEMA Institut Pertanian Bogor, air resbusan mie tersebut ada baiknya jangan dibuang dan diganti dengan yang baru sebelum anda menikmatinya. Pasalnya ada beberapa vitamin didalam terigu yang larut ke dalam air ketika di masak. Seperti asam folat yang baik untuk badan.
Nah, dari segi pandang para ahli telah mengatakan bahwa air resbusan mie aman untuk di konsumsi. So, tidak perlu repot-repot untuk membuang air rebusannya J.


Referensi :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar