Selasa, 16 Februari 2016

UNSUR KIMIA


MAYNANTY NANDA UTAMY
1415105069
TADRIS MATEMATIKA-A / 2
UNSUR

Unsur adalah suatu zat tunggal yang tidak dapat dipecah menjadi zat yang lebih sederhana lagi, karena hanya mengandung satu jenis atom atau bahan murni yang tidak dapat diurai menjadi zat lain dengan metode kimia biasa. Bagian terkecil dari suatu unsur adalah atom. Unsur yang berwujud padat, seperti tembaga, emas, besi, dan timbal. Unsur yang berwujud cair, seperti air raksa dan brom. Unsur yang berwujud gas, seperti oksigen dan nitrogen.  Unsur dapat dikelompokkan menjadi 3, yakni:
·         Unsur Logam
·         Unsur Non-logam
·         Unsur Semi-logam / Metaloid
  •    Lambang Unsur
Lambang unsur dikemukakan oleh John Jacob Berzelius (1779-1848). Lambang unsur digunakan untuk memudahkan dalam mempelajarinya. Lambang unsur diturunkan dari huruf Kapital nama latin unsur berdasarkan aturan yang telah ditetapkan.
Cara penulisan lambang unsur dikemukakan oleh Berzelius, adalah:
a)   Setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf dari huruf awal nama Latin unsur tersebut yang ditulis dengan huruf kapital.
Unsur
Lambang / Simbol
Unsur
Nama Indonesia
Nama
Latin
Karbon
Carbonium
C
Hidrogen
Hydrogenium
H
Oksigen
Oksygenium
O
Nitrogen
Nitrogenium
N
Belerang
Sulfur
S

b)    Apabila huruf awal sama, lambang dibedakan dengan menambahkan satu huruf lain yang ditulis dengan huruf kecil.
Unsur
Lambang / Simbol Unsur
Nama
Indonesia
Nama Latin
Nitrogen
Nitrogen
N
Nikel
Nikel
Ni
Natrium
Natrium
Na
Belerang
Sulfur
S
Silikon
Silikon
Si
Flourin
Flourine
F
Besi
Ferrum
Fe
Hidrogen
Hydrogenium
H
Helium
Helium
He
Raksa
Hydrargyrum
Hg
  •    Unsur logam,  non-logam, dan semi-logam
Unsur terbagi menjadi tiga, berdasarkan pengelompokkan sistem periodik unsur yakni unsur logam, unsur non-logam, dan unsur semi-logam. Unsur logam dan non-logam dapat dibedakan dari nama ilmiahnya: unsur yang nama akhirnya dengan ium atau um adalah logam, kecuali helium, selenium, dan telurium. 
1)      Unsur Logam
Unsur logam adalah unsur yang bersifat mengkilap dan dapat menghantarkan listrik dan panas dengan baik. Sebagian besar unsur yang kita temukan dimuka bumi ini merupakan unsur logam, yakni sekitar 75% dari keseluruhan unsur. Meskipun unsur logam ini kuat, namun tetap mudah di bentuk.
Unsur logam memiliki sifat-sifat, diantaranya:
·         Semua zat padat pada suhu kamar (25 derajat Celcius), kecuali raksa (cair).
·         Merupakan konduktor (panas).
·         Mengkilap apabila digosok.
·         Dapat ditempa (malleable) dan dapat direnggangkan (ductile).
·         Dapat menghantarkan arus listrik.
·         Mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi.

2)      Unsur Non-logam
Terdapat 16 unsur non-logam yang terbentuk secara alami. Semuanya merupakan nonkonduktor dan tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik, kecuali grafit.
Unsur non-logam memiliki sifat-sifat, diantaranya:
·         Berwujud zat padat, zat cair, dan zat gas pada suhu kamar (25 derajat Celcius).
·         Zat padat bersifat rapuh seperti arang (karbon).
·         Tidak dapat menghantarkan arus listrik, kecuali karbon.
·         Nonkonduktor (isolator), kecuali grafit (salah satu bentuk karbon)
·         Tidak mengkilap walaupun digosok (kusam), kecuali intan.
·         Mempunyai titik didih dan titik leleh yang rendah.

3)      Unsur Semi-logam
Unsur ini biasa disebut unsur metaloid, karena bisa menjadi penghantar arus listrik yang buruk (non-logam) dan dapat dibuat menjadi penghantar arus listrik yang baik. Ada sembilan unsur semilogam dan semuanya berwujud padat pada suatu kamar.
Tabel unsur-unsur logam, non-logam, dan semi-logam           :
UNSUR
LOGAM
NON-LOGAM
SEMI-LOGAM
Lithium (Li)
Neon (Ne)
Boron (B)
Natrium (Na)
Argon (Ar)
Silikon (Si)
Besi (Fe)
Kripton (Kr)
Germanium (Ge)
Tembaga (Cu)
Xenon (Xe)
Arsen (As)
Krom (Cr)
Klorin (Cl)
Antimon (Sb)
Alumunium (Al)
Flourin (F)
Tellurium (Te)
Platina (Pt)
Oksigen (O)
Polonium (Po)

Referensi         :

Bakri, M. (2012). SPM Kimia SMA dan MA. Jakarta: Erlangga.
Christian. (2012, November 17). Apa itu Unsur, Senyawa, dan Campuran? Retrieved Februari 15, 2015, from Bisa Kimia: http://bisakimia.com/2012/11/17/apa-itu-unsur-senyawa-dan-campuran/
Fembriyanti, R. (n.d.). Unsur, Senyawa, dan Campuran . Retrieved Februari 16, 2016, from Risma Fembriyanti: http://fembrisma.wordpress.com/science-1/unsur-senyawa-dan-campuran-2/
Karjono, A. (2012, June). Unsur Kimia. Retrieved Februari 15, 2016, from Wikipedia: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Unsur_kimia
Mulyadi, M. (2012, April 07). Unsur, Senyawa, dan Campuran. Retrieved Februari 15, 2016, from Plassa (Planet Studi Sains): http://memetmulyadi.blogspot.co.id/2012/04/unsur-senyawa-dan-campuran.html?m=1
Puji, A. H. (2013, April). Pengertian Unsur Kimia. Retrieved Februari 16, 2016, from Soft Ilmu: http://www.softilmu.com/2013/04/pengertian-unsur-kimia.html?m=1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar