Jumat, 18 Maret 2016

ALKOHOL



PENGERTIAN ALKOHOL
Alkohol disebut juga alkanol. Alkanol adalah senyawa turunan alkana yang mengandung gugus fungsi hidroksil (-OH) pada rantai atom karbon. Berikut ini merupakan contoh senyawanya.
alkohol - etilen glikol
Senyawa di atas dinamakan etilen glikol (1,2-etanadiol) yang berfungsi sebagai zat anti beku. Etilen glikolbiasa ditambahkan dalamair radiator mobil untuk mencegah air membeku selama musim dingin. Contoh senyawa tersebut menunjukan bahwa senyawa alkanol adalah senyawa turunan alkana yang mengalami substitusi dengan gugus hidroksi (-OH).
Berdasarkan posisi atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dalam senyawa alkohol maka alkohol (R-OH) dikelompokkan ke dalam tiga golongan, yaitu sebagai berikut.




a.       Alkohol primer (1°) adalah suatu alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon primer. Atom karbon primer adalah atom karbon yang mengikat satu atom karbon lain.

Alkohol-primer-1292013.jpg
b.      Alkohol sekunder (2°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon sekunder. Atom karbon sekunder adalah atom karbon yang mengikat dua atom karbon lain.

Alkohol-sekunder-1292013.jpg


c.       Alkohol tersier (3°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon tersier. Atom karbon tersier adalah atom karbon yang mengikat tiga atom karbon lain.
Alkohol-tersier-1292013.jpg
RUMUS UMUM ALKOHOL
Rumus umum alkohol adalah R – OH atau juga ditulis sebagai CnH(2n+2)O. Senyawa alkohol dapat dibedakan berdasarkan jumlah gugus fungsi hidroksil yang dimilikinya. Monoalkohol adalah alkanolyang mempunyai satu gugus –OH  dengan rumus molekul secara umum yaitu CnH2n+1OH. Contohnya metanol yang memiliki struktur CH3-OH. Dialkohol adalah alkanol yang mempunyai dua gugus –OH biasa disebut diol. Rumus molekul dialkohol secara umum yaitu CH2n(OH)2 dengan n = 2, 3, 4,… Contoh dialkohol yaitu 1,2-etanadiol dengan struktur HO-CH2– CH2-OH. Alkhol yang memiliki tiga gugus fungsi –OH disebut trialkohol. Polialkohol adalah senyawa alkanol yang memiliki banyak gugus –OH.
TATANAMA SENYAWA ALKOHOL
Alkanol adalah tata nama IUPAC turunan alkana dengan gugus fungsi berupa gugus hidroksil (-OH). Tata nama alkohol yang sesuai dengan IUPAC untuk alkanol, yaitu dengan mengganti akhiran –a pada nama alkana rantai induk menjadi –ol. Alkohol adalah nama lazim untuk alkanol. Cara penulisan nama lazim alkohol (nama trivial) yaitu alkil alkohol. Contoh senyawa alkanol dan penamaannya sebagai berikut.



Tabel contoh senyawa alkanol
Nama senyawa alkanol
Struktur molekul alkanol
Metanol
CH3-OH
Etanol
C2H5-OH
Propanol
C3H7-OH
Butanol
C4H9-OH
Pentanol
C5H11-OH
Heksanol
C6H13-OH
Heptanol
C7H15-OH
Oktanol
C8H17-OH
SIFAT FISIKA ALKOHOL
Sebagai senyawa karbon yang memiliki gugus hidroksi (-OH) alkanol bersifat polar, namun semakin panjang  gugus alkilnya maka semakin berkurang kepolarannya. Jadi, alkanol dengan gugus alkil lebih pendek akan bersifat lebih polar sehingga lebih mudah larut dalam air dan dalam pelarut polar lainnya. Selain bersifat polar, alkanol juga dapat membentuk ikatan hidrogen.
Adanya ikatan hidrogen menyebabkan alkanol memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan alkana pembentuknya atau dengan eter pada berat molekul yang sama. Sifat alkanol lainnya adalah mudah terbakar.
SIFAT KIMIA ALKOHOL
Sifat kimia alkohol berhubungan dengan sifat kereaktifan (dapat tidaknya bereaksi).  Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkaap mengenai reaksi – reaksinya silahkan kunjungi sifat alkohol.
KEGUNAAN ALKOHOL
  • Alkanol banyak dimanfaatkan sebagai pelarut, misalnya pelarut kosmetik (astringent) dan bedak cair.
  • Bahan antiseptik, misalnya untuk sterilisasi alat – alat kedokteran.
  • Bahan bakar, misalnya spirtus yang merupakan campuran etanol dan metanol. Spirtus diberi zat warna untuk menandai bahwa spirtus bersifat racun agar tidak diminum, sebab metanol merupakan senyawa alkanol yang beracun dan dapat menimbulkan kebutaan.
  • Sebagaai bahan baku untuk membuat senyawa kimia lainnya, misalnya pembuatan asam cuka.
  • Etilen glikol (etanadiol) digunakan sebagai zat anti beku yang ditambahkan pada air radiaator mobil di negara dengan empat musim.
Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar