Jumat, 25 Maret 2016

asam metanoat/ asam semut

ASAM FORMIAT (Asam Semut)



Asam format atau asam formiat (nama sistematis: asam metanoat) adalah asam karboksilat yang paling sederhana. Asam format secara alami antara lain terdapat pada sengat lebah dan semut, sehingga dikenal pula sebagai asam semut. Asam format merupakan senyawa antara yang penting dalam banyak sintesis bahan kimia. Rumus kimia asam format dapat dituliskan sebagai HCOOH atau CH2O2.

Di alam, asam format dihasilkan banyak serangga dari bangsa Hymenoptera, misalnya lebah dan semut sebagai alat serang atau alat bertahan. Asam format juga merupakan hasil pembakaran yang signifikan dari bahan bakar alternatif, yaitu pembakaran metanol (dan etanol yang tercampur air), jika dicampurkan dengan bensin. Nama asam format berasal dari kata Latin formica yang berarti "semut". Pada awalnya, senyawa ini diisolasi melalui distilasi semut. Semut menghasilkan asam ini pada kantung yang disebut sebagai acidophore. Apabila semut "mengigit" (sebenarnya menjepit), ia juga menyemprotkan asam format dari acidophore untuk memperkuat rasa sakit pada korbannya. Senyawa kimia turunan asam format, misalnya kelompok garam dan ester, dinamakan format atau metanoat. Ion format memiliki rumus kimia HCOO.

Asam formiat mempunyai bobot molekul 46,03 g/mol dan merupakan asam paling kuat dari deretan gugus asam karboksilat serta berfungsi sebagai reduktor. Asam formiat dalam keadaan murninya mempunyai titik leleh 8oC, titik didih 101oC, dan rapatan sebesar 1,2 g/ml pada suhu 20oC, secara ideal struktur karbonil senyawa asam formiat mencerminkan ikatan hydrogen yang kuat antara molekul-molekul asam karboksilat (kira-kira 10 kkal/mol untuk 2 ikatan hydrogen), maka asam karboksilat ini sering dijumpai dalam bentuk dimer asam karboksilat / bahkan dalam fasa uap (Fesenden & Fesenden, 1995).

Sifat-sifat dari asam format adalah:
Fisika: Cairan , tidak berwarna, merusak kulit, berbau tajam, larut dalam H2O dengan sempurna.
Kimia: Asam paling kuat dari asam-asam karboksilat, punya gugus asam dan gugus aldehida.


Salah satu mekanisme reaksi pembuatan asam semut


Kegunaan asam formiat antara lain:
1.      Menggumpalkan lateks (getah karet).
2.      Obat pembasmi hama.
3.      Sebagai bahan pencelupan untuk pewarnaan pada tekstil.
4.      Mengatur pH pada proses pemutihan, pencelupan atau pewarnaan.

Sumber:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar