
Ada sedikit tips memasak mie instan agar lebih aman. Masak
air sampai mendidih, dengan takaran air dua kali lebih banyak dibandingkan anda
masakan mie instan dengan cara biasa. Jika air benar benar mendidih, pisahkan
air menjadi dua bagian misalnya anda tuang ke dalam dua panci yang berbeda.
Masukkan mie ke panci pertama (atau panci pencuci lilin mie), dan didihkan
kembali. Tunggu hingga air menjadi agak menguning (ini tanda bahwa lapisan
lilin yang terdapat di permukaan mie instan mulai luntur). Setelah itu, angkat
dan tiriskan. Jika kamu menginginkan mie instan kuah, masukkan mie yang telah
‘dicuci’ ke dalam panci kedua, didihkan sebentar.
Bahan-bahan
lain yang harus diwaspadai adalah :
1. Bumbu dan pelengkap
Bumbu yang digunakan antara lain
adalah MSG atau vetsin. Titik kritisnya adalah pada media mikrobial, yaitu
media yang digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi
memfermentasi bahan baku vetsin. Sedangkan bahan pelengkap mie instan adalah
bahan-bahan penggurih yaitu HVP dan yeast extract. HVP atau hidrolized
vegetable protein merupakan jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam
klorida ataupun dengan enzim. Sumber enzim inilah yang harus kita pertanyakan
apakah berasal dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme. Kalau hewan tentu harus
jelas hewan apa dan bagaimana penyembelihannya. Sedangkan yeast extract yang
menjadi titik kritis adalah asam amino yang berasal dari hewan.
2. Bahan penambah rasa
Bahan penambah rasa atau flavor
selalu digunakan dalam pembuatan mie instan. Bahan inilah yang akan memberi
rasa mie, apakah ayam bawang, ayam panggang, kari ayam, soto ayam, baso,
barbequ, dan sebagainya. Titik kritis flavor terletak pada sumber flavor. Kalau
sumber flavor dari hewan, tentu harus jelas jenis dan cara penyembelihannya. Begitupun
flavor yang berasal dari rambut atau bagian lain dari tubuh manusia, statusnya
adalah haram.
3. Minyak sayur
Minyak sayur menjadi bermasalah bila
sumbernya berasal dari hewan atau dicampur dengan lemak hewan.
4. Solid Ingredient
Solid ingredient adalah bahan-bahan
pelengkap yang dapat berupa sosis, suwiran ayam, bawang goreng, cabe kering,
dan sebagainya. Titik kritisnya tentu pada sumber hewani yang digunakan.
5. Kecap dan sambal
Kecap dan sambal pun harus kita cermati lho.
Kecap dapat menggunakan flavor, MSG, kaldu tulang untuk menambah kelezatannya.
Sementara sambal menggunakan emulsifier untuk menstabilkan campurannya.
Emulsifier dapat berasal dari sumber hewani yang harus kita ketahui dengan
jelas
Sumber :
Khayatun, D. N. (2011). Bahan kimia yang Terkandung
dalam Mie Instan. Dipetik Maret 17, 2016, dari blogspot.co.id:
http://dwinizzer.blogspot.co.id/2012/03/bahan-kimia-yang-tekandung-dalam-mie.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar