Minggu, 13 Maret 2016

Mitos rasa kantuk setelah makan kangkung dan manfaat kangkung



Mitos rasa Kantuk setelah Makan Kangkung dan Manfaat Kangkung
Kangkung adalah salah satu sayuran yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayuran ini dapat dengan mudah ditemukan di Indonesia. Diolah menjadi makanan apapun tetap saja membuat kangkung terasa lezat. Gak cuma lezat doang, kangkung juga tinggi akan manfaat sehat terutama mampu menurunkan tekanan darah serta menyehatkan sistem pencernaan. Sebagai sayuran hijau, kangkung termasuk makanan sehat yang tinggi serat.
Kangkung memiliki nama latin Ipomoea aquatic, tapi kangkung juga memiliki nama lain seperti water spinach, water morning glory atau water convolvulus. Sayuran ini biasanya diolah menjadi tumisan, cah kangkung, kangkung saus tiram, dan lainnya.
Mempercayai kangkung sebagai obat penawar insomnia adalah suatu hal yang berlebihan. Padahal, kangkung mengandung zat besi yang tinggi sehingga menyebabkan konsentrasi otak lebih meningkat dan membantu pembuatan sel-sel darah merah sehingga tubuh menjadi segar dan bugar.
Sayangnya, banyak mitos yang membuat kangkung menjadi menu yang dihindari untuk dikonsumsi sebagai menu makanan di siang hari, salah satunya kangkung yang menimbulkan rasa ngantuk.Secara medis, belum ada uji klinis yang menguji efek konsumsi kangkung terhadap rasa ngantuk pada manusia. Tetapi, kangkung secara gak langsung mungkin bisa membuat kamu mengantuk.Menurut sebuat penelitian yang dilakukan oleh Nutrifood Research Center mengatakan bahwa kangkung mengandung mineral kalium dalam jumlah banyak (175 mg dalam satu cup kangkung), dan makanan tinggi kalium dapat mengurangi tekanan darah. Mungkin hal inilah yang kemudian akan membuat kamu mengantuk setelah mengonsumsi kangkung.Selain karena konsumsi kangkung, ada penelitian di bidang kronobiologi yang menemukan bahwa secara alami manusia akan merasa mengantuk di siang hari, terutama setelah jam satu siang.
Rasa kantuk juga bisa berasal dari nasi yang menyertai menu makanan kamu. karbohidrat yang dihasilkan nasi sangat tinggi akan indeks glikemik atau zat yang mampu menaikkan kadar gula darah. Sehingga gak heran dong ketika kamu banyak makan nasi maka kamu pun akan merasa cepat mengantuk.
Mungkin juga, kondisi yang menyebabkan seseorang mengantuk setelah konsumsi kangkung kemungkinan karena di dalam kangkung terdapat senyawa kimia sedative atau zat yang bersifat menenangkan. Senyawa ini akan membuat pikiran seseorang menjadi lebih tenang dan rileks, sehingga membuatnya menjadi mudah mengantuk. Namun hal ini belum tentu berlaku untuk semua orang, karena setiap orang membutuhkan kadar senyawa sedatif yang berbeda-beda hingga bisa membuatnya menjadi mengantuk. Jadi ada kemungkinan seseorang tetap segar dan tidak mengantuk meskipun sudah mengonsumsi kangkung. Seperti dikutip dari Fitsugar dan askdrsears.com, Senin (27/12/2010) beberapa jenis makanan yang bisa membuat seseorang mengantuk dan tidak dapat berhenti menguap adalah makanan yang menyerap energi dengan cepat. Makanan-makanan ini umumnya mengandung gula tinggi dan karbohidrat yang sederhana sehingga bisa meningkatkan energi tapi dengan cepat diturunkan, seperti makanan yang manis-manis, minuman berenergi, makanan berlemak, makanan yang rendah zat besi serta anggur merah. Penurunan gula dalam darah yang terlalu drastis bisa mengakibatkan tubuh lemas dan sering menguap untuk mendapatkan oksigen lebih banyak, karenanya makanan ini bisa membuat seseorang mengantuk setelah mengonsumsinya. Selain itu kandungan tryptophan yang tinggi bisa mempengaruhi seseorang untuk tertidur. Hal ini karena tryptophan merupakan asam amino yang digunakan tubuh untuk membuat serotonin, yaitu neurotransmitter yang memperlambat jalur lalu lintas saraf otak.
            Perlu diketahui pada dasarnya lauk pauk memiliki atau mengandung komponen gizi yang dapat membuat orang yang mengkonsumsinya mengantuk, terutama makanan yang mengandung vit B kompleks, kalsium, selenium, asam lemak, omega-3, seng dan sayuran hijau. Akan tetapi semua itu tergantung bagaimana orang yang mengkonsumsinya, apakah ia merespon zat sedative pada sayuran atau kangkung apa tidak. Maka dari itu kangkung bukanlah penyebab mutlak rasa kantuk.
Kankung selain mempunyai mitos, ia pun mempunyai manfaat bagi kehidupan kita, diantaranya:
1. Ketombe. Ambil daun kangkung secukupnya, rendam dalam air semalaman hingga airnya tampak kebiruan. Air inilah yang digunakan untuk keramas.
2. Mimisan. Ambil seikat kecil daun kangkung segar, cuci bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit gula, lalu seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari.
3. Sakit gigi. Ambil segenggam akar kangkung, lalu tambahkan setengah sendok teh cuka dan rebus dengan segelas air. Setelah dingin, saring dan gunakan airnya untuk berkumur.
4. Sariawan. Cuci daun kangkung secukupnya, lumatkan, dan tambahkan segelas air plus sedikit garam. Peras dan saring, lalu pakailah air perasan untuk berkumur.
5. Pusing-pusing sebelah. Tumbuk segenggam daun kangkung hingga halus. Tambahkan air secukupnya ditambah sedikit garam, lalu disaring. Tambahkan madu. Minum satu kali sehari sekaligus.
6. Ambeien. Ambil 3 genggam akar kangkung, cuci, lalu rebus dengan tiga gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
7. Cacar air. Cuci bersih setengah genggam akar kangkung, rebus dengan dua gelas air hingga menjadi tiga perempat. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
8. Frambusia (patek). Cuci bersih tiga perempat genggam akar kangung, lalu rebus dengan tiga gelas air, biarkan mendidih hingga tinggal tiga perempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
9. Bisul. Cuci 20 lembar daun kangkung, lalu giling halus. Beri air garam secukupnya, kompreskan pada bisul, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.
10. Sembelit. Cuci bersih setengah genggam daun kangkung segar, lalu kukus. Bisa juga langsung dimakan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.
11. Susah tidur. Sediakan satu genggam batang dan daun kangkung, lalu tumis. Makan tumis bersama-sama nasi. Lakukan dua hari sekali.
12. Melancarkan air seni. Siapkan segenggam akar kangkung, cuci bersih, dan rebus dalam dua gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum sekali dalam sehari.
13. Uraf saraf lemah (neurasthenia). Siapkan sepertiga genggam daun kangkung, seperempat genggam batang kangkung, dan seperempat akar kangkung. Setelah dicuci, tumbuk hingga halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Kemudian peras dan saring. Minum tiga kali sehari.
14. Mengurangi haid. Ambil sekira 50 gram daun kangkung segar, beri sedikit air. Lalu, tumbuk dan saring. Tambahkan satu sendok makan madu. Minum sehari sekali dan ulangi selama enam hari berturut-turut sampai sembuh. Selamat mencoba.
https://silviadeasysaragihs.wordpress.com/2012/04/09/kangkung-penyebab-kantuk-koc-bisa-10/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar